Proses pendidikan dilakukan oleh manusia adalah untuk mengubah kondisi yang ada pada dirinya.Mereka berharap bahwa dengan mengikuti proses pendidikan, maka selanjutnya ada perubahan mendasar pada dirinya.Perubahan mendasar inilah yang selanjutnya diharapkan dapat menjadi pencitraan atas dirinya.
Pencitraan merupakan aspek penting bagi eksistensi pribadi maupun kelompok orang. Dengan citra yang ada pada dirinya, maka kemungkinan posisi dalam kehidupan adalah hal yang mudah. Orang-orang dengan citra diri baik, tentunya berdampak pada mudahnya dia melakukan dan lenjalankan kehidupan.Orang-orang yang bercitra diri bagus mempunyia kecenderungan untuk mempunyai posisi yang bagus di masyarakat, setidaknya pada responsibilitas masyarakat terhadap eksistensinya.
Proses pendidikan memang satu proses panjang yang harus dilalui oleh semua orang , bhakan sepanjang masa hidupnya.etiap saat yang dilalui adalah proses pendidkan, bahkan ketika nafas terhembus dari celah-celah bibir, pada saat itulah terjadi proses pendidikan.
Pada dasaranya jika kita menalaah lebih mendasar, maka kita mengetahui dan menyadari bahwa proses pendidikan tidak lain adalah satu upaya untuk membebaskan diri dari kondis negatif yang ada dalam diri.Dengan mengikuti proses pendidikan, maka segala hal negatif yang melekat pada diri dapat dibersihkan, diubah menjadi positif dan baik.
Ya... sebuah proses pendidikan seharusnya mempunyai kemampuan membebaskan seseorang atau sekelompok orang untuk lepas dari kondisi negatif yan ada pada dirinya dan menjadi pribadi positif untuk kehidupannya.
Jumat, 14 Agustus 2009
Selasa, 04 Agustus 2009
Mojokerto berduka
Innalilllahi Wainalillahi Rojiun....
Satu lagi musisi, penyanyi, seniman handal kelahiran Kota Onde-onde telah berpulang. Perjuangannya meniti dan membangkitkan serta mengembangkan permusikan dan berkesenian di negeri ini telah meninggalkan kita.
Bertahun sudha beliau berusaha intens dan konsisten serta konsekuen dengan komitmennya terhadap permusikan dan berkesnian di negeri ini, dari jalanan hingga kemudian meroket, memetik hasil perjuangan yang seakan tak berbatas....
Selamat jalan Mbah Surip... kami selalu mengenangmu....
Satu lagi musisi, penyanyi, seniman handal kelahiran Kota Onde-onde telah berpulang. Perjuangannya meniti dan membangkitkan serta mengembangkan permusikan dan berkesenian di negeri ini telah meninggalkan kita.
Bertahun sudha beliau berusaha intens dan konsisten serta konsekuen dengan komitmennya terhadap permusikan dan berkesnian di negeri ini, dari jalanan hingga kemudian meroket, memetik hasil perjuangan yang seakan tak berbatas....
Selamat jalan Mbah Surip... kami selalu mengenangmu....
Kamis, 02 Juli 2009
Saatnya Penerimaan Siswa Baru
Hari-hari belakangan ini merupakan hari-hari yang menegangkan bagi orangtua dan anak sebab harus berjuang untuk mendapatkan sekolah baru. Ini merupakan ketegangan kedua setelah mengikuti proses Ujian nasional yang kemarin hari. Mereka harus deg-degan menghadapi ujian nasional dan selanjutnya menunggu hasil ujian.
Dan, begitu mereka terbebas dari ketegangan menunggu hasil ujian yang menyatakan mereka lulus, maka selanjutnya perjuangan belum selesai. Mereka harus emmikirkan bagaimana kelanjutan sekolah, pendidikan mereka? Yang lulus tingakt SLTA harus berjuang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di Perguruan tinggi sedangkan yang lulus SLTP harus berjuang menepis persaingan ketat, begitu juga yang lulus SD.
Wah... sungguh ribet urusan yang harus diselesaikan
Dan, sekali lagi orangtua harus ebrjuang memberikan fasilitas bagi anak-anaknya agar dapat memperoleh kesempatan terbagus di sekolah terbagus, favorit...
Inilah saat-saat menegangkan dan perlu menyediakan dana ekstra besar, sebab walaupun dikatakan sekolah gratis tetapi begitu masuk sekolah ternyata jauh lebih mahal di sekolah negeri... entah dimana kesalahannya...
Saatnya penerimaan siswa baru memang meurpakan saat yang sangat menegangkan dan perlu antisipasi dana yang cukup agar anbak tidak tersisih dari kesempatan belajarnya...
Apakah semua orangtua sudah siap dengan kondisi seperti itu?
Dan, begitu mereka terbebas dari ketegangan menunggu hasil ujian yang menyatakan mereka lulus, maka selanjutnya perjuangan belum selesai. Mereka harus emmikirkan bagaimana kelanjutan sekolah, pendidikan mereka? Yang lulus tingakt SLTA harus berjuang mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di Perguruan tinggi sedangkan yang lulus SLTP harus berjuang menepis persaingan ketat, begitu juga yang lulus SD.
Wah... sungguh ribet urusan yang harus diselesaikan
Dan, sekali lagi orangtua harus ebrjuang memberikan fasilitas bagi anak-anaknya agar dapat memperoleh kesempatan terbagus di sekolah terbagus, favorit...
Inilah saat-saat menegangkan dan perlu menyediakan dana ekstra besar, sebab walaupun dikatakan sekolah gratis tetapi begitu masuk sekolah ternyata jauh lebih mahal di sekolah negeri... entah dimana kesalahannya...
Saatnya penerimaan siswa baru memang meurpakan saat yang sangat menegangkan dan perlu antisipasi dana yang cukup agar anbak tidak tersisih dari kesempatan belajarnya...
Apakah semua orangtua sudah siap dengan kondisi seperti itu?
Rabu, 01 Juli 2009
SElamat Pagi Mojokerto
Hari ini matahari bersinar begitu cerah. Langit bersih. Rasanya hidup sedemikian bergairah dan penuh semangat. Semoga selalu demikian adanya..!
Langganan:
Postingan (Atom)
