Sabtu, 30 Juli 2022

MEMBACA KEGIATAN

Membaca merupakan salah satu dari tiga kemampuan dasar yang harus dikuasai setiap orang. Kegiatan ini merupakan pintu masuk berbagai kemampuan lainnya. Jika kita dapat membaca, berbagai informasi menjadi hak kita. Semakin banyak materi yang dibaca, maka semakin banyak pengetahuan yang didapatkan.

Oleh karena itu, sejak kecil kita diajari, bahkan dipaksa untuk dapat membaca. Orangtua kita selalu menekankan agar kita belajar membaca. Apapun harus kita baca. Bahkan, bungkus - bungkus yang kebetulan menggunakan koran, harus kita baca. Ini merupakan bahan bacaan yang sangat bagus.untuk melatih kita membaca.

Kegiatan membaca dapat kita lakukan dalam 2 (dua) pola, yaitu membaca teks atau buku dan membaca alam, kehidupan. Dua pola ini yang sering kita lakukan. Kegiatan membaca teks berarti kita mengeja kata-kata yang tertulis pada halaman-halaman buku. Dan, untuk membaca teks dapat kita lakukan dengan suara lantang atau hanya dalam hati. Sementara itu, membaca alam adalah cara kita mendapatkan informasi dengan memperhatikan segala hal dalam kehidupan. Pada saat kita memperhatikan lingkungan kita, kita mendapatkan banyak informasi.

Membaca teks

Kegiatan membaca teks merupakan kegiatan melafalkan rangkaian kata yang disusun sedemikian rupa. Penyusunan kata dilakukan dengan memperhatikan SPOK. Kata-kata disusun bersambungan sehingga menjadi sebuah kalimat utuh. Jika kita membacanya secara utuh, maka kita mendapatkan artinya. 

Kita sering membaca teks, baik berupa buku, majalah, surat kabar, papan-papan reklame, rambu-rambu petunjuk jalan dan sebagainya. Karena membaca teks, maka pengetahuan kita bertambah. Isi yang terkandung dalam teks akan tersimpan dalam memori saat kita membacanya. Semakin banyak teks yang kita baca, maka semakin banyak yang kita simpan.

Orang-orang yang suka membaca adalah kelompok orang dengan simpanan informasi dalam memori otaknya. Keistimewaan otak kita adalah kemampuan untuk menampilkan lagi simpanan yang ada di dalam otak. Selanjutnya, kemampuan ini ditiru untuk penciptaan komputer. Orang-orang yang gemar membaca, memungkinkan untuk menampilkan simpanan memorinya untuk menjawab masalah kehidupan. Oleh karena itu, mereka dapat menyampaikan pendapat atau menjawab tantangan, pertanyaan, dan sebagainya sesuai porsinya. Jika kita mengajak berbincang, maka apapun materi perbincangan, mereka dapat mengikutinya.

Oleh karena itu, seharusnya kegiatan membaca dijadikan sebagai kegiatan wajib dalam hidup kita. Kita harus membuat komitmen dengan diri kita untuk membaca secara rutin, intens. Kita bersepakat membaca satu buku dalam seminggu atau apapun kesepakatan tersebut. Jika kegiatan ini telah menjadi kegiatan rutin, maka kita akan terbiasa untuk membaca.

Membaca kehidupan
Kehidupan ini adalah rangkaian kisah yang tervisualkan. Dan, kita menjadi salah satu pemerannya. Pada suatu saat kita menjadi pemeran utama, pada saat yang lain menjadi pemeran pembantu. Untuk kehidupan kita sendiri, secara personal kita adalah pemeran utamanya. Tetapi, untuk kehidupan orang lain, kita adalah.pemeran pembantunya. Meskipun demikian, setiap posisi tersebut menyajikan cerita kehidupan. Kita dapat membacanya dengan jelas.

Kita harus mengakui bahwa kehidupan ini berdasar pada skenario maha besar. Skenario tersebut tertulis sejak kita dalam kandungan ibu hingga menghembuskan nafas terakhir. Bahkan, tidak jarang keberadaan kita tetap ada walaupun secara fisik kita sudah tidak ada. Hal ini dikarenakan keberadaan anak cucu kita atau mungkin permasalahan yang terkait dengan kita. Dan, istimewanya bahwa skenario ini kontinuitasnya tak berhenti, saling terkait untuk menjalin cerita kehidupan.

Kita kembali pada kegiatan membaca. Selain membaca teks, kita juga dapat membaca kehidupan. Sejatinya, membaca kehidupan merupakan kegiatan alamiah. Kita tidak perlu diajari, tetapi secara alamiah dapat melakukannya. Hal ini karena kita sudah dilengkapi indera yang lengkap dan sangat istimewa, yaitu mata. Baik mata fisik maupun mata batin. Dengan indera tersebut, maka kita dapat mengetahui banyak hal, dengan mata, telinga, hidung, kulit, dan lidah. 

Setiap kali kita melihat kehidupan, sesungguhnya kita sedang membaca kehidupan itu. Misal, pada saat kita di jalan melihat seorang perempuan tua berdiri di pinggir jalan. Kita melihat perempuan tersebut. Kemudian otak kita merespon penglihatan kita dan berpikir, semacam dialog dalam pikiran kita: sedang ngapain perempuan itu?

Memang, pada umumnya hasil dari proses pembacaan atas kehidupan adalah dialog pribadi, self dialog. Dialog pribadi inilah yang merupakan informasi yang disimpan dalam memori otak kita. Semakin banyak kita membaca kehidupan, maka semakin banyak dialog pribadi yang terjadi dan menyebabkan memori juga semakin banyak. Dengan demikian, maka tambahan pengetahuan kita semakin banyak pula.

Inilah yang sesungguhnya kita katakan sebagai kegiatan membaca. Maka, sesungguhnya tidak ada orang yang tidak membaca. Semua orang adalah pegiat membaca. Bahkan, orang dengan keterbatasan inderapun masih membaca kehidupan. 

Permasalahannya, jika tambahan pengetahuan kita dapatkan dengan membaca kehidupan, maka biayanya sangat mahal. Sebab kita harus berada di banyak tempat untuk membaca setiap ragam kehidupan. Misal, ingin membaca kehidupan masyarakat Aceh, kita harus ke Aceh. Masyarakat Bali, kita harus ke Bali. Lantas bagaimana untuk menambah pengetahuan yang murah dan praktis? Jawabnya adalah bergiatlah membaca teks.

Selamat mewujudkan pertambahan pengetahuan dengan membaca.


Gembongan, 22 Agustus 2022

Minggu, 15 Mei 2022

SEBUAH PUISI PERENUNGAN

KEINGINAN AKAN LAHIRKAN KERINDUAN
Mohammad Saroni

Keinginan setiap orang berbeda
sebab tujuan hidup tidak sama
dan keinginan yang menggelora
lahirkan kerinduan yang bergolak
Keinginan yang kuat lahirkan rindu yang menyengat

Olehnya setiap orang punya rindu
kerinduan itu ditandai kegelisahan
seakan tiada hal lain dalam hati
setiap detik terbayang ingin
ingin yang tak mungkin bertolak

Setiap ingin lahirkan rindu
kita ingin pandai, kita rindu belajar
kita ingin bahagia, kita rindu  bertemu
kita ingin sesuatu, kita rindu pada upaya mendapatkannya

Keinginan akan memperkosa jiwa
keinginan akan memeras hati
maka batin dicengkeram kerinduan

Setiap yang berkeinginan, 
jiwa hati batinnya didekap kerinduan
Setiap yang hidup menderita hidup
sebab tak lepas dari keinginan


Gembongan, 15 Mei 2022

SEBUAH PUISI

SESUNGGUHNYA AKU RINDU
Mohammad Saroni

Kalau aku menulis tentang rindu
sesungguhnya aku memang sedang rindu
pada segala yang kuinginkan
pada siang dan malam kelam
atau di penghujung waktu

Ingin yang berkecamuk di hati
telah mencengkeram jiwaku
aku tidak mampu melawannya
sebab ingin itu bagian diriku
bahkan menjadikannya bagianku
apakah tega kau biarkan ingin
sementara hati dan jiwa telah kalah 
dalam peperangan batin

Aku menuliskan semua rasa
tak lagi mampu bersembunyi
bahkan tak dapat menyembunyikan

Sungguh, aku tak mampu
menyembunyikan rinduku
seperti sembunyikan wajah di balik topeng
sungguh, aku tak bisa

Dan, jika aku menulis
bacalah setiap katanya
cermati setiap maknanya
maka sesungguhnya lah aku rindu
setelah perjalanan panjang
setelah waktu berlipat lama
maka, jangan hentikan aku menulis
sebab sakit karena rindu sungguh betapa
tak ada obat yang menyembuh
hanya satu yaitu bertemu

Jika aku menulis
sesungguhnya aku merindu


Gembongan, 15 Mei 2022

Jumat, 13 Mei 2022

SEBUAH PUISI

JANGAN LARANG KUMERINDUMU
Mohammad Saroni

Rindu adalah anak cucu keinginan
kelahirannya di sudut-sudut sunyi
tanpa bidan ataupun dukun bayi
lahir begitu saja dalam kelam 
seakan sedang mengejar sesuatu
tak tahu apa dan siapa
hingga kumenyadari rinduku 

Padamu, ya inginku padamu
lahirkan rindu menggelegak
mengoyak jiwa memporandakan hati

Inginku padamu lahirkan rindu
jangan larang kumerindumu
sebab inginku telah lahirkan rindu ini
lahir hanya untuk inginksnmu
tak lainnya 


Gembongan, 14 Mei 2022