Senin, 30 Desember 2024

SERPIHAN

#CIPTA_PUISI_AKHIR_TAHUN

LANGKAH YANG TERGANTUNG
Mohammad Saroni

Tiada yang pernah tuntas dalam hidup ini
bahkan ketika arwah sudah dicabut dari raga
karena sesungguh tidak ada yang fana
semua pasti akan terus berputar dan berpendar

Dan, langkah kita akan terus tergantung
tak ada langkah yang benar-benar tuntas
sebab di setiap akhir langkah pasti ada langkah baru
entah itu langkah lanjut atau langkah-langkah baru

Maka, sesungguhnya tidak ada yang baru dalam hidup ini
pun tidak pernah ada yang hilang dari tangan kita
tetapi berpindah dan bergeser adalah keniscayaan
maka sesungguhnya tidak perlu ada duka
apalagi butiran air mata yang bergulir di pipi

Dan, hidup kita memang tidak pernah berhenti
walaupun jantung tidak lagi berdenyut
dan darah tidak lagi mengalir dalam pembuluh-pembuluh
mengapa harus menangis saat ada yang pergi?

Kini, jejak kaki akan segera kita tinggalkan
akan menjadi kenangan yang tidak terperi
dan, jejak langkah kaki baru segera akan tertera
sebagai harapan yang menjanjikan perubahan
langkah mengapa kita bersiteguh bertahan di masa lalu
dan meragu melangkah di masa yang baru

Kaki kita akan tetap tergantung
setiap kali langkah harus diayunkan


Gembongan, 30 Desember 2024

Colek:
@Teguh Susanto

Senin, 23 Desember 2024

MENCULIK TUHAN


#menculik_Tuhan
KUPELUK KAU DALAM RINDU
Mohammad Saroni


#menculik_Tuhan

MALAM BELUM LARUT
Mohammad Saroni

Malam belum larut
binatang malam masih sibuk berbuka
asyik menyantap nikmatnya makanan
tetapi langit sudah mulai gelap

Aku masih belum dapat pejamkan mata
udara malam ini membelit tubuhku
dingin tetapi belum cukup membuatku kedinginan
dalam khusyukku kehangatan melindungi tubuh wadahku

Salat isyak susah berlanjut tarawih dan witir
anak-anak sibuk meminta tanda tangan
pada imam yang sejak tadi menjadi panutan
beberapa anak lainnya sudah mulai tadarus

Malam belum begitu larut
anak-anak masih menunggu giliran
menyimak bacaan yang dilantunkan
dan suara-suara merdu mengiringi syahdu

Pada saat-saat inilah, aku ingin menculik Tuhan
kupaksa untuk membimbingku langsung
memahami khalam yang menjadi petunjuk hidup
mukjijat abadi yang tidak tergantikan lagi

Tuhan, malam belum begitu larut
tetapi kurasakan jiwaku sudah melarut
berkelindan dengan udara malam
meningkahi suara jengkerik di belakang rumah

Aku rebahkan keangkuhanku
aku tundukkan kesombonganku
di hadapanMu, siapalah aku

Gembongan, 13 Maret 2025

#menculik_Tuhan

MEREKA 
Mohammad Saroni

Mereka datang pada-Mu
ketika langit putih abu-abu
dan suara ribut di baliknya
disertai kilatan-kilatan bertabur

Gelisah hatinya memecah hari
di antara riuh rendah orang-orang
berebut rejeki yang Kau berikan
sementara sesungguhnya setiap orang ada jatahnya

Mereka datang dengan sejuta keluh
raut mukanya jelas tergambar kelelahan
dan, bibirnya tak sekali berhias senyum
sementara langkah kakinya nampak berat

Mereka sudah bertempur seharian
semua tenaga sudah habis terkuras
pikiran pun sudah kering diperas
saat senja yang tertinggal hanya lelah

Saat itulah mereka menghadapMu
berbekal sisa-sisa tenaga
serta semangat yang tandas
tetapi jiwa mereka tetap tegar

Gembongan, 11 Maret 2025


#menculik_Tuhan

I'TIKAF
Mohammad Saroni

Sunyi tanpa bunyi
sepi tanpa tepi
di sini aku duduk sendiri

Diam dalam pejam

Tubuhku hilang rasa
semua indera tak lagi berkuasa
tenggelam dalam diam

Kutarik Tuhan mendekatku
atau aku sorongkan diri mendekatnya
tidak jelas mana yang lekas

Yang kutahu, di sini aku diam
di sini aku mencoba merayu Tuhan
berharap kelu kesahku berjawab

Berdiam ku sini sendiri
berhadapan dengan Tuhan sejati
menculiknya dari semua ambisi
untuk mengadukan semua masalah diri

Malam telah hampir pagi
kokok jago memecah sunyi
dan aku segera sadar diri

Pada akhirnya semua berpasrah pada Illahi

Gembongan, 1 Maret 2025



#menculik_Tuhan
KAU ADA DI MANA-MANA
Mohammad Saroni

Aku selalu saja mencarimu
di tempat-tempat penuh gelak tawa
di tempat-tempat terang oleh lampu warna- warni
selalu saja kutemui bayang dan gema semu

Tetapi, aku hanya merasa seseorang mengawasiku
di mana pun dan kapan pun aku berada
tetapi setiap kali kucari tidak pernah kujumpa
bahkan bayang di balik cahaya rembulan pun tidak ada

Kata banyak ulama, kau ada di mana-mana
di setiap sudut-sudut, bahkan yang tersembunyi
Kau ada mengawasi setiap pola lakuku
yang baik ataupun yang buruk

Kau mengawasi semua lakuku
hanya mengawasi tanpa berbuat apa
tetapi para malaikatmu mencatat semua
tak ada sebutir pun yang terlewat

Kau, katanya selalu tersenyum
tidak ada raut wajah durja
tidak ada lekuk bibir berlipat
bibir itu selalu terlihat manis

Kau ada di mana-mana
hanya melihat semua yang kulakukan
tanpa berbuat apa-apa untuk konsekuensi
tetapi para malaikat tidak henti mencatat

Dan, kau tetap menebar cinta kasih dan sayang
sebab kau memang maha segalanya

Gembongan, 23 Februari 2025



#menculik_Tuhan

SEORANG LELAKI DI UJUNG MALAM
Mohammad Sarini

Seorang lelaki gelisah di ujung malam
tatapan matanya nanar memandang langit
mencoba bertanya pada bintang dan rembulan
tentang hidup dan kehidupan yang penuh misteri
seperti malam-malam gelap dipeluk kesunyian

Di beranda sebuah pos siskamling
lelaki itu duduk tepekur meresapi hidup
perjalanan panjang yang tidaklah mudah
sejuta luka sejuta duka adalah sahabat sejati
menemani kemana pun kaki terayun melangkah

Mata lelaki itu redup dalam bayangan rembulan
bibirnya terkatup rapat mengunci mulutnya
hanya nafasnya terlihat tersengal-sengal
ada sesuatu yang berdesakan di balik dadanya
seoerti sepasukan tentara yang terjebak di sarang musuh

Lelaki itu kehilangan akal sehatnya
malam telah menelan semua harga dirinya
yang tersisa hanyalah seonggok raga tanpa rasa
walaupun malam sudah mendekati ujung
tetapi matahari tidak juga di sudut hari

Lelaki mudah di ujung malam
tak tahu harus melangkah kemana
sedang semua yang dilihat adalah sama
tak ada petunjuk harus melangkah kemana

Bahkan Tuhan meninggalkannya
di ujung malam tanpa tepian
dan, dia diterkam kebingungan
siapakan dia yang sesungguhnya

Gembongan, 22 Februari 2025

#menculik_Tuhan

AKU
Mohammad Saroni

Aku adalah reinkarnasi
hidup lama yang membaru
tetapi semua kenangan samar
tak jelas siapa aku sesungguhnya

Hidup dan kehidupan ini berputar
datang dan pergi silih berganti
tidak peduli pagi maupun malam
waktu hanyalah jembatan penghubung

Dan, aku datang dari ujung jembatan
berpapasan dengan mereka yang pulang
mereka melangkah lesu dengan pandangan kuyuh
tanpa senyum yang manis di bibir biru

Hingga aku sampai di mulut jembatan
tak kudapatkan selembar senyum dari mereka
semua wajah nampak begitu kering
bahkan seakan bercerita tentang semua yang hening

Aku terus saja melangkah
arahku pasti tidak akan salah
sebab masa reinkarnasiku sudah tiba
sebuah pintu sudah menungguku untuk keluar

Dan, aku menangis kuat-kuat
sebab merasakan hawa yang begitu jahat
dari taring-taring yang mengkilap saat mereka menyeringai
menyambut kedatanganku dari selah-selah paha ibu

Gembongan, 30 Desember 2024


#menculik_Tuhan

PADA JEJAK SAMAR
Mohammad Saroni

Hidup adalah kenyataan rasa
sebab rasa adalah pondasi nyata
rasa telah menjadi pendorong langkah
untuk mendapatkan segalanya

Aku sering bertanya pada jejak
sebenarnya  cerita apa yang digoreskan.
sebegitu banyak jejak yang tertera
tetapi tak ada kaki pasti yang menapak

Seperti perjalananku setiap saat
kadang aku lewat tanah berlumpur
tetapi tak jarang jalan cor bertulang besi
hanya separuh jejak yang tertera

Jejak-jejak samar terus saja menapak
langkah-langkah senyap ditelan udara
sementara sesungguhnya jejak adalah cerita
ikatan kisah yang terangkum dalam pigura hari

Jejak siapakah yang membayang
saat air hujan menghapus tumpukan debu
menyeka telapak kaki yang menghitam
sebagai tanda bahwa pernah ada perjalanan

Mungkin bumi tidak mencatat semua jejak
tetapi langit merekamnya dalam buku besar
buku tentang hidup dan kehidupan semesta
sejak orok hingga tidak dapat lagi bergerak

Pada jejak samar ada sejuta gambar
sketsa hidup yang tidak pernah berhenti

Gembongan, 3 Januari 2025

Selasa, 10 Desember 2024

DAGELAN

DEBAT KUSIR
Mohammad Saroni

Mereka berdebat
di layar kaca
saling serang
percuma

Untuk apa lagi
harus berdebat
umbar omongan
melompong

Orang boleh pintar
omong apapun
keputusan
pemilih

Menjelang pemilu
tontonan gratis
debat kusir
di teve

Gembongan, 7 Januari 2024

Rabu, 23 Oktober 2024

MENCARI MAKAM.PARA SETAN

JIKA SETAN MATI, DIMANAKAH KUBURNYA
Mohammad Saroni

Bahwa makhluk Tuhan itu fana
yang berawal pasti akan berakhir
tiada ciptaan yang tidak berawal
tidak ciptaan yang tidak berakhir

Ini adalah sunnatullah
dan Tuhan punya Kun Fayakun
sangat menentukan apapun
jika dia membuat, dia dapat merusak

Kekuasaan Tuhan tidak terbatas
kekuasaan Tuhan tersebar di setiap lapisan
bahkan di kolong-kolong sempit
kuasa Tuhan berlaku sepenuhnya

Begitu juga kekuasaan Tuhan atas setan
walau Tuhan pernah berjanji saat setan bersumpah
bahwa setan akan diberi hidup selamanya
tetapi sebagai makhluk tentu ada akhirnya

Setan pun pasti mati
sebab Tuhan tidak mungkin dikalahkan
tetapi, dimanakah letak makam para setan
setelah terbakar api ayat-ayat yang dibacakan manusia?

Dimanakah makam setan-setan tua
yang tak lagi mampu mempertahankan diri
setelah bertarung dengan manusia
yang dimusuhinya sekak disuruh

Rabu, 25 September 2024

16 HARI DI NEGERI UNTA

DI GATE 3
Mohammad Saroni

Tempat duduk sudah penuh
orang-orang berkumpul di sini
koper dan tas menyertai
seperti niat yang tertanam kuat

Ini hari Sabtu yang ceria
matahari bersinar cerah
senyum mengembang di bibir-bibir bahagia
sebab langit telah membuka pintunya

Pramusuara mengumandangkan informasi
suaranya mendayu-dayu nembelai telinga
orang-orang bergerak mengemasi tas dan koper
senyum semakin berkembang karena bahagia

Burung besi telah membentangkan sayap
suara cericitnya terdengar8 merayu langit
mengisyaratkan orang-orang untuk segera masuk
lambungnya mulai terbuka, orang-orang beriringan

Ratusan orang mengeram di lambungnya
sejuta harap mendidih di hati mereka
pada satu tujuan yang pasti
sebuah negeri berjuta berkah
dimana setiap nafas kita adalah ibadah

Di gate tiga
ratusan hati tertunduk pasrah
menyerahkan diri sepenuh hati
percaya bahwa langit pasti sangat peduli


Lambung Air Asia, 30 November 2024

ALHAMDULILLAH
Mohammad Saroni

Nikmat mana yang mampu kita dustakan
ketika langit membuka segala pintu untuk kita
dan, bumi mengamini dengan sepenuh hati

Nikmat mana yang mampu kita sembunyikan
ketika langit memberikan jalan untuk kita
melangkah di antara gumpalan awan dan kabut
dan, kita tetap melangkah dalam keyakinan

Nikmat mana yang mampu kita ingkari
ketika langit memanggil kita untuk datang
dan, bumi melancarkan perjalanan kita
tak ada yang mampu mengelaknya

Alhamdulillah adalah rasa syukur
terbit dari kedalaman jiwa yang bening
kepasrahan yang setulusnya
keyakinan yang sepenuhnya

Hanya  Dia yang Maha merencana
hanya Dia yang Maha mewujudkan


Minggu, 1 Desember 2024


DALAM LAUTAN MANUSIA
Mohammad Saroni

Dalam lautan manusia
langkah kaki tertatih-tatih
dan nafas bercampur desah kerinduan
bismillahi wallohu akbar

Ini adalah puncak kerinduan
bertemunya hati dan pujaan hati
walau hanya dalam jiwa
sebab hanya panggilan yang jadi alasan

Dalam lautan manusia
bergerak bersama-sama
melafalkan talbiyah sepenuh jiwa
sebuah kenikmatan tak terperi

Berjuta manusia pilihan dipanggil
berduyun membawa segala rasa
berharap tercerahkan kegelapan diri
membersihkan diri penuh kepasrahan

Lautan manusia bergerak pasti
berserah pada keadilan langit
tentang hasil adalah kuasaNya
tetapi semua adalah pilihanNya

Musdalifah, 2 Desember 2024


JABAL RAHMAH
Mohammad Saroni

Bukit batu terjal
seperti bunda yang sedang tidur
menunggu anak-anak dan orang tercinta

Bukit batu terjal
batu tempat kasih sayang
setelah sekian ratus tahun terpisah

Orang-orang datang berduyun
membawa semua kasih dalam jiwa
menyatu antara bumi dan langit

Doa-doa berkelindan bibir yang bergetar
bumi bergetar sebab langit membuka pintu
dan, doa-doa mengalir deras.memasuki Ars

Allah, inilah satu kekuasaanMu
Kau pertemukan dua ciptaanMu
setelah Kau keluarkan dari taman SurgaMu

Dan, hingga kini bukit itu menjadi saksi
bahwa jika Allah telah berkehendak jadi
tak.ada batas yang akan menghalang

Jabal Rahmah....jabal Rahmah
aku pasti akan datang lagi padamu
saat langit menurunkan panggilan untuk datang

Jabal Rahman, 2 Desember 2024

TAI'F
Mohammad Saroni

Dingin melesak ke belulang
sementara matahari menghangatkan kulit
lahirkan semangat jiwa yang terundang

Thaif satu  tempat indah
dimana ada ratusan kebun mawar
dengan ratusan juta bunga mawar tiap tahun

Bunga-bunga mawar mekar
aroma segar menyebar
bangkitkan semangat para umat pilihan

Lepas sudah semua penat
setelah kemarin-kemarin berbalut ibadah
berharap rahmat yang melimpah

Ta'if, 3 Desember 2024


TA'IF
Mohammad Saroni

Saat bahaya mengancam
hijrah untuk mencari keamanan
tetapi justru yang didapatkan cemooh

Orang-orang melempari dengan batu
melemparinya dengan berbagai kotoran
mengatakan tanahnya haram dipijak sang Nabi

Tetapi Nabi tidak berputus asa
hanya berpasrah pada langit
tentang umat yang tak berhati
tetapi Nabi tetap percaya diri

Tuhan, kau suruh aku bersabar
tetapi mereka bersikap sangat tidak manusiawi
maka berikan mereka berkah sepenuhnya
agar anak-anak yang akan dilahirkan
adalah anak-anak yang beriman padaMu

Taif telah menjadi tujuan hijrah
napak tilas perjalanan jiwa
walau raga terluka lara, jiwa tetap bahagia

Taif, 3 Desember 2024


KERETA GANTUNG
Mohammad Saroni

Kereta tergantung pada seutas tali
sebuah sangkar kaca meluncur
tujuh orang berperang dengan gelisah
antara bahagia dan ketakutan

Tali kawat membentang pada tiang-tiang
menggelantung naik dan turun
seperti jiwa yang melayang-layang
naik dan turun seperti denyut jantung

Bukit-bukit batu mengurung rapat
bongkahan-bongkahannya tak teratur
seperti rumpunan batu yang jatuh dari langit
meski berserakan tetapi tak pernah goyah

Di antara kegelisahan hati
kamera merekam dengan suka cita
sebagai rekam jejak tak tertinggal
bukti bahwa mereka pernah ke sini

Kereta gantung kereta gantung
kau bawa jiwa tinggi membumbung
kau pacu detak jantung seperti berdendang
demi ambisi mencatat rekaman diri

Taif, 3.Desember 2024


WADA'
Mohammad Saroni

Tiba waktunya bagiku
tinggalkan kenikmatan ibadah
di kota penuh keberkahan

Kupamit padamu ya tanah Haram
semoga ibadahku kau terima sepenuhnya
dan Kau berkahi tanpa terkecuali
sebab itulah kehakikian ibadah

Empat kali bersama pusaran manusia
laksanakan tawaf dan sai sepenuh hati
peluh keringat mengucur tak peduli
semua dipasrahkan kepada Illahi

Mekkah, Desember 2024

REST AREA
Mohammad Saroni

Meluncur bis membela dingin
jalanan panjang sepi dan lengang
kami bergeser dari Mekkah ke Madinah

Malam tetap saja nampak indah
di tanah yang dijaga langit
kesucian dan keberkahannya

Kami niatkan menghadap jamak
karena jarak yang membentang
memotong waktu menjadi dua
antara magrib dan isya

Dan, di sinilah langit menjanjikan padaku
akan kedatanganku kembali ke tanah ini
ketika satu titipannya diambil dariku
sebagai jejak yang harus kuikuti lagi

Di rest area jiwa membumbung
kasih langit begitu dekat
yang dipanggil pastilah datang
Amiin

Rest area, Desember 2024


KOTA NABI
Mohammad Saroni

Kota nabi kota kelahiran
dimana sang kekasih dititipkan
sebagai pembawa keberkahan hidup
menerangi hidup dari kegelapan

Nabi dilahirkan di kota ini
nabi pun dimakamkan di kota ini
dan, masjid Nabawi adalah kemegahannya
seorang kekasih yang sepenuh hati




MASJID QUBA'
Mohammad Saroni

Quba adalah sumber air

Minggu, 22 September 2024

SIAPA YANG TAHU

#Siapayangtahu

BERITA DUKA
Mohammad Saroni
: Bu Yana
RT 32 RW 08

Fajar belum sempurna datang
matahari pun belum membuka matanya
hanya rembulan tinggal sesb8t
dan bebintang bekerlip di antara aean tipis

Beritamu bergema dan toa musholah
seusai subuh yang khusyuk
di antara doa-doa yang terbang ke langit
menembus tujuh  lapisan langit

Langit telah memanggilmu pulang
walau embun pagi masih bekerlipan
dan dedaunan melambai diterpa angin pagi
ayam jantan terdiam dalam duka

Kau pergi bersama lingsirnya malam
ketika suara adzan subuh mengebaki langit
dingin udara membungkus rapat
kembalilah karena sejatinya kita pasti kembali


Gembongan, 26 Oktober 2024




#Siapayangtahu

BERITA PAGI
Mohammad Saroni
: Amirul Hakim

Tak ada yang pernah tahu
langit berencana mau apa
sebab tujuh lapisannya membentang
dan, bumi selalu diselimuti kabut

Dan, ketika kabut belum tersingkap
matahari masih sibuk menata diri
dan, ayam jantan berkokok bersahutan
beritamu berseliweran di grup whatsaap

Tidak ada yang pernah tahu garis akhir
walau langit sudah memberi tanda
kita sering todak dapat membacanya
sebab doa kita adalah yang terbaik

Jarum jam baru bergeser dari tengah malam
waktu telah membuka lembaran hari baru
dan, kau pergi membawa semua amalanmu
yang tertinggal adalah anak-anak sholehmu

Selamat jalan
pulanglah dengan hati tulus
sebab kau tidak pergi jauh
justru kau pulang ke rumah abadi

Gembongan, 23 September 2024

Selasa, 10 September 2024

MENUJU KEBERKAHANMU

#menuju_keberkahamu

BERBURU
Mohammad Saroni

Aku ini bukanlah ahli
yang dapat.lakukan sesuatu dengan mudah
aku ini hanyalah seorang pecundang
terjebak dalam kesuraman senja

Aku harus berjalan tertatih
sebab banyak tak kuketahui
sebab aku terlalu banyak membuang hari
memburu suka karena ambisi

Urusan duniawi memang tak pernah henti
satu urusan selesai pasti akan datang lagi
urusan yang remeh ataupun yang lebih tinggi





#menuju_keberkahamu

BENARKAH PILIHAN
Mohammad Saroni

Benarkah pilihan
ketika angin malam berbisik
bangunkanku dari lelap tidur
pada waktu yang selalu sama

Benarkah pilihan
ketika malam membuka catatan
menorehkan kata dan kalimat
pad langit-langit kamar

Benarkah pilihan
tanpa sebab tidur terjaga
pada waktu yang sama
walaupun baru terlelap beberapa saat

Dan, jawabnya tertulis di langit
terpantul pada wajah bumi
ketika hati berontak jiwa teriak
"Waktunya kau memperbaiki diri!!"

Gembongan, 19 Oktober 2024








#menuju_keberkahamu

TAKDIR
Mohammad Saroni

Takdir adalah suatu kepastian
sebab takdir adalah hak-Nya
takdir adalah kehendak langit
kehendak yang tidak dapat diingkari

Taruhlah kita hanya petani
bukan berarti tetap petani selamanya
sebab bisa jadi petani bukan takdir kita
tetapi hanya bagian episode cerita hidup

Maka jangan terlalu kaku
sebab takdir itu misteri langit
yang kemarin baik-baik menjadi hancur
yang kemarin hancur semakin tidak berbentuk

Ini adalah takdir untuk negeri
sebab orang-orang sudah tidak peduli
apapun dilakukan demi mencapai ambisi
tak peduli negeri tercerai berai

Jika yang satu tidak dapat, yang lain pun tidak
begitulah mereka berkata sambil berteriak

Betek, Mojoagung 10 Oktober 2024




#menuju_keberkahamu

PANGGILAN
Mohammad Saroni

Sesungguhnya kau pasti memanggil
tanpa suara tetapi jelas terdengar
pada malam-malam tanpa bintang
atau ketika udara dingin malam menyergap

Kau memang tidak pernah berisyarat
jika kau ingin, maka pasti akan terjadi
tidak ada yang mustahil bagimu
sebab di tanganmu semua menjadi pasti

Panggilan itu memang untuk yang terpilih
jika memang bagimu sudah layak
tidak akan ada yang mampu menolak
sebab jika kau ingin maka pasti terjadi

Jika memang belum waktunya dipanggil
waktu akan terus bergulir tanpa muatan
tetapi jika memang sudah waktunya dipanggil
dalam kondisi apapun pasti akan terdengar

Selalulah berdoa untuk dipanggil
sebab doa adalah sepertiga jarak menuju
duapertiganya adalah kasih sayang langit
artinya dengan doa langit tahu kesungguhan kita

Gembongan, 17 September 2024


#menuju_keberkahamu


JAWABAN
Mohammad Saroni

Aku bercerita tentang malam-malamku
malam yang begitu dengan dengan hatiku
hingga dapat kurasa setiap elusan udaranya
kudengarkan setiap bebunyian yang merayu

Bahwa setiap dini hari aku terbangun
saat kokok pertama ayam jantan
saat ketongan ditabuh dua kali
dan, udara malam menggigil

Aku selalu bertanya-tanya pada keheningan
rahasia apa yang tertulis di skenario langit
hingga aku terbangun pada jam yang sama
hingga tak dapat lagi aku lelap

Kini, aku tahu jawaban sesungguhnya
bahwa ada yang sedang merindukanku
dan, aku berniat untuk mendatanginya
dengan kebukatan tekad di dalam hati

Dan, kita jam bangunku bergeser lagi.
pukul setengah enpat menjadi kebiasaan baru
dan, tiap hari selalu pada jam yang sama
hingga aku semakin yakin inilah jawaban itu

Ada yang merindukan kehadiranku
seorang anak yang telah hilang arah
yang menganggap hidup seperti aliran air
mengalir begitu saja sebagai takdir

Gembongan, 16 September 2024




#menuju_keberkahamu
YAKIN
Mohammad Saroni

Yakin adalah separoh dari keberhasilan
barang siapa merasa yakin, langkahnya tinggal separoh
yakin melahiran keyakinan yang sangat kuat
menjadi energi yang sangat hebat

Sesungguhnya keberhasilan seseorang tergantung pada seberapa keyakinannya 




#menuju_keberkahamu

BELAJAR
Mohammad Saroni

Aku selalu berharap bisa
walau berjuta kesulitan menghadang
aku tidak pernah merasa patah
sebab janjimu adalah memudahkan urusan

Aku memang telah lalaikan waktu
membuangnya hingga berceceran
mengabaikan segala peringatan
menganggap masih banyak waktu

Dan, ketika waktu telah berlalu
tak ada lagi yang dapat mengulangi
waktu terus bergerak dan tidak dapat kembali
yang sudah lewat tak dapat lagi 

Sekarang prioritas waktu adalah belajar
mengumpulkan serpihan jejak purba
yang hanya terbaca satu - satu
sebab sudah terkelupas dari kerak otak

Aku harus belajar
aku harus mengejar
agar semua berjalan lancar

Gembongan, 13 September 2024

#menuju_keberkahamu

RENCANA
Mohammad Saroni

Salah satu hak kita adalah merencana
kita dapat saja menyusunnya berkali-kali
tetapi langit mempunyai catatan penting
seperti skenario akbar kehidupan kita

Semua rencana kita harus sinkron dengan skenario
jika tidak maka tidak akan pernah terjadi
ada skenario yang sangat besar
tentang hidup dan kehidupan di semesta alam

Sejatinya ada bocoran-bocoran halus skenario
para pembisik sudah diturunkan ke bumi
merekalah yang telah membocorkan skenario itu
pada setiap lapisan generasi hidup manusia

Dan, kita tetap bersikukuh dengan rencana sendiri
yang sejatinya memang bagian dari skenario
tetapi berbentuk improvisasi manusiawi
yang kadang sudah dipengaruhi sang penipu

Rencana kita adalah bagian dari skenario langit
tetapi tidak semua rencana kita ditampilkan
sebab skenario langit adalah pegangan
aktor memerankan lakonnya berdasar skenario itu

SMK Brawijaya Mojokerto
11 September 2024


#menuju_keberkahamu

RAHASIA
Mohammad Saroni

Ada rahasia
rahasia yang begitu besar
tak seorang mampu menguaknya
sebab anak kuncinya ada di langit

Ada rahasia
rahasia yang begitu utuh
seperti bongkahan batu di pegunungan
seperti gelombang ombak di lautan

Ada rahasia
rahasia yang tersimpan rapat
seperti ikan-ikan indah di dasar lautan
seperti burung-burung cantik di tengah rimba

Ada rahasia
rahasia yang sungguh dipercaya
seperti janji langit pada bumi
seperti kasih ibu pada anak-anaknya

Gembongan, 11 September 2024

Rabu, 04 September 2024

SYAHWAT POLITIK

#syahwat_politik

SERANGAN FAJAR
Mohammad Saroni

Pemilu harus jujur dan adil
semua peserta harus sakdermo
menunggu rakyat menentukan pilihan
tanpa harus mempengaruhi dengan apapun
begitulah slogan yang melayang - layang di atas kepala

tetapi apa lacur yang terjadi?
para peserta tidak lagi mengindahkan aturan
yang penting bagi mereka adalah kemenangan
apapun mereka lakukan untuk dapat memenangkan kontestasi





#syahwat_politik

SAKIT HATI PASTI ADA
Mohammad Saroni

Sakit hati pasti ada
ketika harapan jauh dari nyata
bahkan memukul semua rasa

Sakit hati pasti ada
ketika tersungkur di akhir pertempuran
saat semua orang berkata kita pasti menang
ternyata kita terjungkal ke jurang yang dalam

Sakit hati menjadi dewa
menggelitik hati dan jiwa
tidak terima pada hasil yang ada
dan, mendasari semua karena curiga

Sakit hati pasti ada
sebab tidak ada orang berlapang dada
menerima kekalahan adalah mencoreng wajah
dan, itu sangat menyakiti hati dan jiwa


Gembongan, 23 November 2024


#syahwat_politik

PERANG SYARAF
Mohammad Saroni

Hidup ini memang ajang peperangan
setiap saat terjadi tanpa ped. uli karena apa
sebab peperanganlah yang sesungguhnya hidup
tanpa peperangan tidak mungkin kita hidup

Tetapi peperangan satu ini sungguh beda
pepetangan yang dipicu oleh syahwat politik
dimana nafsu berkuasa menjadi.panglimanya
dan angkara murka menjadi bala tentara

Nafsu membuat orang-orang buta
tidak dapat bedakan benar dan salah
asal tujuan tercapai tidak peduli dosa
walau harga diri sebagai penukarnya

Ini perang, perang urat  syaraf
bukan peluru tajam yang ditembakkan
tetapi jauh lebih tajam menghujam
tanpa darah tetapi sakitnya menembus bumi

Bahkan ketika perang sudah berakhir
rasa sakit itu tetap saja menerkam
meremas-remas hati dan jiwa
dan semua itu akan dibawa hingga mati

Perang ini bukanlah sekedar perang
sebab tidak akan ada damai
damai hanyalah fatamorgana
tujuan utamanya adalah penghancuran

Gembongan, 20 November 2024



#syahwat_politik

KOTAK KOSONG
Mohammad Saroni

Kotak kosong bisa jadi ada
sebab tidak ada yang berani
saat unggulan adalah pilihan rakyat
apa lagi yang diharapkan

Memang berat menanggung malu
melawan kotak kosong bikin hati galau
walau berkoar-koar bukan masalah
sebab jika kalah hancurlah semua nama

Politik adalah permainan
seperti bermain dakon di siang hari
udara sudah begitu panas otak juga megap-megap
dan, kita akan terjerebab saat bertemu ruang kosong

Kita boleh saja mengatur
biji mana harus dijalankan dahulu
biji mana yang dijalankan kemudian
tetapi setiap kali ketemu ruang kosong
jika kita yang kosong, dapat saja nembak banyak
jika musih kita yanb kosong, maka kita hanya gigit jari

Kotak kosong-kotak kosong
musuhmu  giginya ompong
jika tersenyum berarti sombong
sementara yang sombong pantang digendonb


Gembongan, 20 November 2024



#syahwat_politik

CURIGA
Mohammad Saroni

Curiga itu wajar
setiap orang pasti pernah liar
menuduh orang lain begini dan begitu

Curiga itu manusiawi
bahkan hewan pun punya rasa curiga
ketika orang nengendap-endap mendekati

Dan, syahwat politik penuh curiga
menuduh lawan lakukan kecurangan
sedangkan dirinya jauh lebih curang

Maka sikut menyikut sering terjadi
jegal menjegal sudah makanan sehari-hari
demi ambisi untuk menjadi pemimpin negeri

Curiga adalah bom waktu
diledakkan saat diri tak bisa maju
kalah dalam kontestasi pemilu


Gembongan, 19 Oktober 2024


#syahwat_politik

KAMPANYE
Mohammad Saroni

Di atas panggung kau berorasi
tebarkan pesona dan angin surga
janji-janji bertebaran seperti daun kering
saat musim gugur memeluk punggung bumi

Kata-kata bujukan dan rayuan
lepas dari lidah dan bibir tipis
sebab sadar kata yang lepas tak akan kembali
seperti ludah yang tak mungkin dijilat lagi

Kampanye itu bagaimana kita bersilat kata
mengumbar kata tanpa rasa
hati dan akal tak diperhitungkan
sebab tidak dibutuhkan waktu kampanye

Bicaralah apa saja, terserah
asal kata-kata menyejukan hari rakyat
sebab rakyat bagimu mudah dikelabui
dan janji adalah senjata abadi

Kampanye menjadi ajang tipu tipu
karena panggungnya adalah sandiwara
dan ceritanya hanya rekaan
asal penonton tersenyum gembira

Gembongan, 17 Oktober 2024



#syahwat_politik

JANJI
Mohammad Saroni

Adakah yang lebih menggiurkan
dari sebuah janji saat kontestasi

Setiap orang bebas berjanji
masalah bukti apa kata nanti

Janji itu sah- sah saja
bahkan Tuhan pun berjanji pada kita

Kita berjanji pada diri sendiri
tanpa bukti mungkin terlalu sering

Kita berjanji pada orang lain
tanpa bukti kita kehilangan harga diri

Kita berjanji pada Tuhan
tanpa bukti Tuhan tidak akan memberi

Janji memang telah menjadi amunisi
suatu saat pasti akan meledak saat picu ditekan

Gembongan, 13 Oktober 2024




#syahwat_politik

TAKTIK
Mohammad Saroni

Hidup bukanlah jalan mulus tanpa lobang
Ihdinas shirotol mustakim
yang menjadi jalan para kekasihmu

Selalu ada taktik untuk bergerak
jika tidak, kita akan terserak
sebab taktik adalah cara kita

Taktik dapat bersih bahkan kotor
menjilat, menelikung, tebar pesona
berjanji tanpa bukti banyak diterapkan

Bahkan, taktik dapat menjadikan kita bunglon
dimana kita berada kita adaptasi diri dengan sempurna
kamuflase fisik dan sekaligus psikis

Dan, tak banyak orang mengetahui kita
karena kita adalah bagian dari mereka
walau hanya sekedar fisik semata


Gempolkerep, 11 Oktober 2024

#syahwat_politik

TANPA MALU
Mohammad Saroni

Aku pingin bicara tentang politik
yaitu sesuatu yang menghilangkan rasa malu
rasa yang selama ini menjadikan kita manusia

Politik itu panggung di atas panggung kehidupan
dimana orang-orang bermain seribu wajah
bahkan menganggap dirinya tidak ada

Politik telah mengaburkan eksistensi diri
sebab yang ada adalah seonggok daging berjuta ambisi
banyak improviasasi bahkan masturbasi

Politik telah menghilangkan rasa malu
mereka melangkah tanpa hati
demi ambisi mendapatkan kursi


Gembongan, 11 Oktober 2024



#syahwat_politik

DUKA
Mohammad Saroni

Duka mengambang di telaga bola mata
airnya meriak seperti tertimpa air hujan
tak dapat wajah becermin di permukaan
sebab bopeng-bopeng sungguh menyakitkan

Di mana- mana bagian negeri ini berduka
air mata menggenangi setiap bukit-bukit
langit pun menjadi mendung karenanya
dan, semua terasa kelabu

Negeri ini sedang berduka
karena keculasan yang semakin terbuka
borok-borok mulai bernanah dan berbau
satu persatu muncul ke permukaan

Orang-orang pandai saling berkelahi
saling memaki dan saling membenci
kata-kata kotor menjadi hal biasa
hiasan bibir-bibir tanpa rasa

Kita sedang berduka
kehilangan karakter terutama
berganti sosok tanpa jiwa


Gembongan, 11 Oktober 2024


#syahwat_politik

BUKAN NEGERI KELUARGA TERTENTU
Mohammad Saroni

Negeri ini adalah milik anak negeri
dari ujung barat hingga ujung timur
mereka adalah pemilik syah negeri ini
walau mereka tidak ikut berjuang
membebaskan negeri dari penjajahan

Bahwa para pejuang telah korbankan diri
keringat dan darah sudah diteteskan ke bumi pertiwi
semua bukan untuk keperluan diri pribadi
apalagi untuk memfasilitasi keluarga sendiri
sebagai anak keturunan sang pejuang

Negeri ini adalah milik anak negeri
bukan milik pribadi keluarga tertentu
yang dengan seenaknya mengatur penguasa
mengabaikan suara inspirasi  rakyat
inspirasi yang disalurkan lewat pemilihan umum

Demi melanggengkan dinasti keluarga
suara rakyat diabaikan begitu saja
dan, dengan kata-kata ketua, semua dapat berubah
suara rakyat tidak berguna sama sekali
dan, kata-kata ketua sangatlah sakti

Negeri ini bukanlah milik satu keluarga
maka seharusnya biarkan saja mereka
yang kalah harus menerima kekalahannya
yang menang harus bersyukur atas nama negeri
dan, bukan karena kata-kata para menteri


Gembongan, 9 Oktober 2024




#syahwat_politik

KENAPA DIAM
Mohammad Saroni

Diam adalah senjata pamungkas
senjata untuk memungkasi perseteruan
diam adalah dinding perlindungan

Ketika pertahanan diri telah pergi
perisai diri terkoyak oleh serangan musuh
maka diam menjadi jembatan perlindungan

Tetapi, kenapa harus diam?
sedangkan suara-suara terus saja bergema
memaki, mencaci, memvonis, menghakimi

Maka diamlah ketika kita tersudut
jangan terburu nafsu kemenangan
hanya diam yang dapat melindungi kita

Kenapa diam ketika kita bersalah
kenapa berteriak ketika orang lain bersuka
menikmati kemenangan atas diri kita

Tak usah bertanya mengapa
sebab jawabnya ada di dalam kepala kita
maka diam adalah jalan kemenangan

Gembongan, 8 Oktober 2024





#syahwat_politik

KOK BISA
Mohammad Saroni

Aku masih tak habis berpikir
bagaimana burung yang di tangan dilepas
hanya karena anak juragan menginginkannya

Aku masih tak habis berpikir
perjuangan diri dianggap sepi
hanya karena ingin membalas jasa

Aku masih tak habis pikir
suara rakyat telah dinafikan begitu saja
hanya karena trah jauh dari kemenangan

Aku masih tak habis pikir
yang menang harus dikalahkan
yang kalah harus dimenangkan

Aku masih tak habis pikir
untuk apa rakyat harus memilih
jika akhirnya ketua yang mengatur segala

Aku masih tak habis pikir
hingga pikiranku menjadi buntu
dan benar-benar tidak dapat berpikir

Gempolkerep, 7 Oktober 2024





#syahwat_politik

BOSAN
Mohammad Saroni

Bosan aku membaca
bosan aku melihat
tulang belulang saling berperang
sementara dagingnya diam memandang

Bosan aku jadi penonton
pertikaian yang tak ada batas
pelanduk diadu dengan pelanduk
gajahnya hanya memandang sambil duduk

Negeri ini tidak pernah sepi dari isu
bahkan banyak kompor yang memanasi
juga angin yang berhembus mengobarkannya
membakar tidak hanya hutan, juga kota-kota

Kapan lagi tercipta damai
sedang hati tak sepi ambisi
Otak dan hati tak lagi semisi
dan hati kalah tanpa nilai

Bosan aku 
melihatmu melangkah pongah
tersenyum bangga penuh kemenangan
sebab berhasil menggusur teman sendiri

Gembongan, 7 Oktober 2024



#syahwat_politik

TRAH
Mohammad Saroni

Kau siapa, aku siapa
apakah kau berani melawanku
yang selama ini memberi jalan rejekimu

Kau bukanlah siapa-siapa
suaramu hanyalah soal hitungan
tetapi perhitungan adalah hakku

Sebelum trah masuk dalam lingkaran
yang lain hanyalah wayang semata
harus nurut dengan skenario dalang

Ini dikatakan bukan dinasti
sedangkan jelas sejelas-jelasnya
anggota keluarga trah harus didahulukan

Tentunya banyak penyesalan di luar sana
tetapi mau apa lagi, sudah terlanjur
kata ketua adalah sabda langit

Gembongan, 6 Oktober 2024





#syahwat_politik

UNTUK APA
Mohammad Saroni

Setiap lima tahun selalu berulang
orang-orang saling bersikutan
saling berebut simpati masyarakat
untuk mengangkat diri agar bermartabat

Semua cara dilakukan dalam kontestasi
dari mulai cara jujur hingga cara tak terpuji
dari tebar pesona hingga harus tebar uang
hanya demi dapatkan banyak pemuja

Tetapi untuk apa semua itu
ternyata kata ketua lebih bermakna
harus tunduk walau hati penuh kecewa
bahkan suara rakyat bukanlah apa-apa

Untuk apa lagi ada kontestasi
jika akhirnya ketua dapat beratraksi
demi trah tidak putus jadi penguasa
yang terpilih pun harus rela mengalah

Untuk apa lagi ada pemilu
atur saja orang-orang yang disenangi
orang-orang dekat harus diprioritaskan
yang lain tidak berhak memprotes

Itulah generasi dynasti negeri

Gembongan, 6 Oktober 2024


#syahwat_politik

TAK PERLU LAGI
Mohammad Saroni

Suara rakyat, suara Tuhan
suara rakyat menjadi penentu
tak dapat diganggu gugat

Tetapi, suara rakyat sudah dikebiri
suara rakyat tidak lagi berkuasa
sebab suara ketua jauh lebih perkasa

Jika memang demikian apa guna pemilu
uang rakyat dihamburkan untuk membiayai
ketika rakyat sudah bersuara tidak berguna

Rakyat telah memilih, tetapi ketua mengaturnya
ke depan tak perlu lagi ada pemilu
serahkan saja pada ketua orang-orang yang pantas
dan orang-orang yang mengabdi pada ketua

Apalah arti suara rakyat
sebab pilihan rakyat belum tentu terpilih
sang ketua pemegang palu kekuasaan
memegang kuasa Tuhan, Kun Fayakun

Gembongan, 6 Oktober 2024



#syahwat_politik

SIAPALAH KAMU
Mohammad Saroni

Siapalah kamu
seseorang yang mendompleng besar
dapat hidup karena dihidupi
seperti benalu di reranting pohon mangga
S2
Siapalah kamu
yang besar nama karena majikan
telah memberi ruang untuk hidup
sejak ingusan hingga sekarang 

Lantas, apa yang bakal kau berikan
sebagai balas jasa yang selama inj
kau menyusu di putingnya hingga kerut
kau disuapi tatkala perutmu.lapar

Sekarang saatnya hari perhitungan
ketika sang tuan membutuhkan kursi
kau harus membuang semua ambisi
dan, menyerahkan kursi dengan ikhlas hati

Gembongan, 6 Oktober 2024



#syahwat_politik

DEMI
Mohammad Saroni

Tentunya, semua itu demi
agar keabadian dapat tercapai
sebagai bagian dari janji
agar terjaga eksistensi diri

Kita harus menjaga kelanggengan
agar sejarah tidak terlupakan
jejak nama harus terus terpatrikan
tidak sekedar sebagai pahlawan
melainkan juga sebagai pemilik sejarah

Maka, kita harus merelakan
saat jejak sejarah terancam eksistensinya
demi sejarah kita berikan peluang untuknya
dan, kita cukup gigit jari saja

Demi kesinambungan sejarah generasi
kita berikan kesempatan untuk berkiprah
sementara kita harus tersenyum masam
berlalu sambil menyembunyikan kecewa hati

Demi, maka semua kita berikan
apalagi untuk anak keturunan sang peneroka
adalah sangat terhormat berkorban untuknya
tetapi benarkah seperti itu, anak kecil saja tahu jawabnya

Gembongan, 5 Oktober 2024




#syahwat_politik

RELA
Mohammad Saroni

Rela adalah keluasan hati
rela adalah samudera jiwa
melepas kebahagiaan untuk orang lain
memberikan kursi untuk sang maestro

Bagaimanapun darah harus dipertahankan
semua cara adalah sah-sah saja
asal garis- garis tetap tersambung
dan, harga diri martabat keluarga terjaga

Sejarah sungguh tidak boleh dilupakan
siapa yang menanam haruslah memanen
tak peduli  semua sudah beralih tangan
tetap saja sejarah tidak mungkin salah

Dan, setiap orang harus punya kerelasn hati
walau rasa sakit menghujam hati dan jiwa
kalau dibutuhkan apa hendak dikata
roti di tangan pun harus diberikan

Sambil tersenyum
dan wajah berseri-seri
entah bagaimana dalam hati

Gembongan, 4 Oktober 2024




#syahwat_politik

ABSOLUTELY
Mohammad Saroni

Kekuasaan itu memang harus mutlak
sebab kekuasaan itu perihal menguasai
bagaimana kita berkuasa jika tidak menguasai

Maka, ketika kita berkuasa, maka harus total
orang-orang harus mengakui kekuasaan itu
dan, mengikuti setiap kata yang diucapkan

Penguasa adalah segalanya
bahkan Tuhan saja kalah
mereka lebih takut pada penguasa

Kekuasaan itu absolutely
semuanya harus berada di dalam cengkeraman
walau hal itu sangatlah salah besar

Ingat, bunyi pasal satu ayat satu
peraturan perundangan tentang penguasa
bahwa penguasa tidak pernah salah

Absolutely,
Semua berada di dalam kendalinya
walau harus mengabaikan suara rakyat
suara Tuhan

Gembongan, 4 Oktober 2024


#syahwat_politik

DINASTI
Mohammad Saroni

Anak harus lebih dari orangtua
jangan terima jika hanya sama
sebab pengalaman hidup telah ajarkan
dan, teori-teori telah banyak disimpan

Adalah tanggungjawab orangtua
mengantar anak ke posisi terbaik
dengan kekuasaan yang dimilikinya
apa yang tidak mungkin baginya

Seperti kebutuhan syahwat politik
dengan kekuasaan maka semua dapat diatur
bahkan yang gagal saja dapat diloloskan
tak peduli harus korbankan yang berhak

Semakin kental syahwat politik dinasti
memaksakan kehendak asal anak dapat posisi
bahkan pilihan rakyat harus mundur karenanya
karena orang dalam royal family lebih penting

Lantas, mengapa kemarin ada pemilu
kenapa rakyat harus memilih
jika kemudian pemenangnya harus mundur
melepas kemenangan demi sang trah keluarga besar

Rakyat telah mereka bungkam
pilihan rakyat telah mereka lengserkan
diganti putra mahkota keturunan si mbah
yang dilantik sambil tersenyum penuh kemenangan

Dinasti terus terjadi tanpa henti
tetapi orang lain tak boleh begitu
sebab dinasti hanya milik raja-raja
yang rakyat biasa jangan coba-coba

Gembongan, 4 Oktober 2024



#syahwat_politik

LAWAN
Mohammad Saroni

Dia ada di sekitar kita
bahkan ada di dalam diri
ada yang terang-terangan
ada juga yang sembunyi-sembunyi

Dan, lawan paling berbahaya adalah yang tersembunyi
dia dapat saja tersenyum manis pada kita
memeluk sambil menusuk punggung
atau melangkah beriringan sambil menjegal

Tidak ada yang sekekal lawan
lawan akan tetap mencengkeram hati
semua yang ada aejatinya adalah lawan
maka berhati-hatilah saat mendapatkan teman

Sekarang boleh jadi menjadi kawan
tetapi itu hanya ada di ranah kebutuhan
jika hasrat sudah terpenuhi yang tinggal setan
menyeringai bibir hingga tergambar kedengkian

Sejatinya dalam hidup semua lawan
sebab kita terus-terusan bersaing
berlomba untuk dapatkan sesuatu
dengan segala cara tanpa pertimbangan
yang penting harapan tercapai


Gembongan, 30 September 2024


#syahwat_politik

KAWAN 
Mohammad Saroni

Seperti pisau dua mata
dapat melukai kapan saja
sebab ambisi adalah pondasinya
rasa seringkali tidak ada

Menjadikan kawan karena asa
berharap dapat manfaat karenanya
sebab kawan pasti saling membela
setidaknya siap untuk kapan saja

Tetapi ketika ambisi terpenuhi
terungkaplah kesejatian diri
sebab syahwat politik menguasai
semua didasari pertimbangan ganti rugi

Kawan karena memberi manfaat
kalau tidak tak mungkin kawan
sebab kawan yang baik memberi manfaat
kalau tidak apalah artinya

Gembongan, 29 September 2024

#syahwat_politik

NGAWUR
Mohammad Saroni

Setelah selesai melaksanakan ijab
dua orang laki dan puan berdialog
"Kau tadi mencoblos siapa?" suara si puan
"Aku tidak tahu," jawab si laki
"Lah, kok tidak tahu?" si puan kebingungan
"Lah, aku tidak mengenalnya?" si laki acuh

Sejatinya berapa banyak yang seperti itu
dalam pesta rakyat syahwat politik politisi
yang tidak kenal tetapi tetap saja mencoblosnya
karena potretnya ganteng ataupun cantik

Ngawur
orang - orang sudah pada ngawur
mereka menggadaikan masa depan negeri
karena potret yanb ganteng ataupun cantik

Kita seperti memilih kucing dalam karung
yang kita ketahui hanyalah suaranya
dan karung untuk membungkusnya
sedangkan isinya adalah misteri

Ngawur menjadi pilihan utama
sebab yang kenal kita tahu bagaimana karakternya
dan, kita tidak pernah menyukai karakter itu
tidak mungkin kita memilih ya lagi

Pilihan ngawur asal yang kenal tersungkur
saatnya yang baru harus berdiri
walau hasil pilihan ngawur

Gembongan, 27 September 2024

#syahwat_politik

POTRET
Mohammad Saroni

Potret adalah gambaran diri
tercetak di kertas ataupun plastik
sebagai kenangan eksistensi diri
agar tak hilang dilindas jam menit dan detik

Potret hitam putih gambar sederhana
tanpa warna tanpa pulasan
tampil apa adanya tanpa rekayasa
tetapi sudah tidak ada lagi

Potret-potret sekarang bewarna -warni
warna-warna sesuai dengan ambisi
berebut langit menguasai bumi
memikat jiwa dan hati

Inilah potret negeri kita
tepi jalannya penuh potret
dinding-dinding sudah penuh
tak ada lagi ruang tersisa

Dan, kita harus memilih potret
walau kita tidak mengenalnya
lantas, kita memilihnya betdasar apa?


Gembongan, 27 September 2024


#syahwat_politik

PERANG
Mohammad Saroni

Negeri ini sedang tidak baik-baik
perang terjadi di mana- mana
setiap hari orang-orang saling memaki
menyalahkan yang lain membenarkan diri sendiri

Negeri ini telah menjadi padang kurusetra
orang-orang saling membunuh karakter
rundung merundung bukan hal aneh
bahkan sering tidak masuk nalar

Dan, syahwat politik memperparahnya
apapun dilakukan demi mewujudkan ambisi
birahi kekuasaan menghentak ingin penetrasi
tak peduli apa dan siapa, diterjangnya

Politik telah menjadi sarang pemerkosa
memaksa sana memaksa sini
bahkan membantai siapa saja
tak peduli lawan maupun teman

Perang dan politik lahirkan keserakahan
milikku adalah milikku, milikmu adalah milikku

Gembongan, 26 September 2024


#syahwat_politik

BERBAIKLAH
Mohammad Saroni

Di waktu lain tokoh itupun berkata
jangan melawan orang baik
kau tidak akan mampu melawan
kau pasti terjungkal dalam parit

Kebaikan itu adalah energi langit
yang ditebarkan matahari tiap hari
menjadi penerang dan sumber kehidupan
dan, padanya kita bertaruh hingga harga diri

Jangan melawan orang baik
justru berbaik-baiklah pada semua orang
agar syahwat politikmu dapat tersalurkan
dan, menjadikanmu mengalami prostat kekuasaan

Orang baik disenangi banyak orang
orang baik dijunjung tanpa berhitung
sebab orang baik tak berharap apa-apa
kecuali keinginan untuk berbuat baik

Berbuat baiklah pada semua orang
agar matahari bersinar di kepalamu
memberi terang semua orang
memberi kehidupan tanpa pilih kasih

Berbuat baiklah
sebab langit dan bumi selalu berdamai

Gembongan, 25 September 2024


#syahwat_politik

CANTIK
Mohammad Saroni

Seorang tokoh telah berkata
jangan pernah melawan orang cantik
kau tidak akan pernah mengalahkannya
kau pasti akan bertekuk lutut dihadapannya

Kecantikan adalah kekuatan alam
siapa mampu melawan alam yang perkasa
jika alam sudah bicara semua akan lemah
perlu kerja sangat ekstra untuk mengalahkannya

Maka, percantiklah dirimu
agar mampu memenangkan hidup
agar mampu memikat perhatian orang
dan, memilihmu untuk segala keadaan

Jika perlu operasi saja wajah jelekmu
buatlah hidungnya mancung, bahkan panjang
sebab kau pasti membutuhkan pada saatnya
buatlah bibirmu setipis mungkin
sebab kau pasti membutuhkan pada saatnya

Hanya orang-orang cantik yang memikat
hanya orang-orang cantik yang menarik hati
maka, mumpung syahwat politik sedang bergelora
percantiklah dirimu untuk mengalahkan semua orang

Gembongan, 24 September 2024



#syahwat_politik

APA KATAMU
Mohammad Saroni

Apa katamu
ketika orang-orang terus bertanya
tentang berjuta janji bibirmu
yang mengalir seperti angin

Apa katamu
ketika orang-orang merintih kelaparan
memeluk perut dengan lutut tertekuk
dan kening yanb berkerut-kerut

Setiap orang datang dengan tanya
berharap pulang membawa jawab
walau jawaban tak sesuai dengan tanya
tetapi bersyukur kau mau memberi jawab

Dan, kau tak pernah peduli semua katamu
sebab kata-kata adalah produk lidah
sedangkan lidah tidaklah bertulang
maka banyak jurus yang dimilikinya

Apa katamu, apa hatimu
apa janjimu, apa buktimu
sebab katamu bukan janji semat
dan, buktimu bukanlah realisasi kata-kata

Gembongan, 22 September 2024



#syahwat_politik

SIAPA
Mohammad Saroni

Siapa kau
aku tidak pernah tahu
kau muncul ujug-ujug saja
berjajar di pinggir jalan sambil tersenyum

Siapa kau
aku tidak pernah mengenalmu
tersenyum dengan penuh percaya diri
memikat kami yang sliwar sliwer

Kau datang saat berangan
membawa angin surga
membawa angan dalam bayang
tanpa tahu siapa kau sesungguhnya

Lantas siapa sesungguhnya aku
kau bujuk-bujuk dirayu-rayu
kau berebut aku yang bukan siapa-siapa
tetapi kau anggap menentukan nasibmu

Kau siapa, aku siapa
mencari apa
entahlah

Gembongan, 21 September 2024


#syahwat_politik

BUNGLON
Mohammad Saroni

Bunglon ada di mana-mana
di dinding-dinding bangunan
di pohon-pohon kehidupan
di antara tubuh-tubuh sepi

Bunglon terus bergerak
tanpa ada yang tahu
mengelabuhi mata dengan warna
yang tersamar pada tempatnya

Sejatinya bunglon tidak berbahaya
tetapi bunglon politik sanat mematikan
dia tebarkan virus dan bisa
bersama angin surga yang berhembus

Bunglon-bunglon masuk kantor
berdasi kupu-kupu tanpa celana
terlihat begitu anggun tetapi memalukan
bergaya perlente tetapi kere

Bunglon-bunglon membuat sarang
bertelor dan menetaskan bayinya
di antara karut marut kehidupan
kehidupan harus tetap lanjut

Gembongan, 21 September 2024

#syahwat_politik

HITAM
Mohammad Saroni

Hitam itu sangat seksi
banyak orang menyukai
hitam pun adalah misteri
banyak orang bersembunyi

Hitam memang menarik
seperti bunglon menyamar
di antara warna-warna
dia adalah paduan sempurna

Dan, syahwat politik adalah kanvas
dimana semua coretan berserakan
tentang kebaikan dan keburukan
tersimpul pada senyum di pinggir jalan

Kebaikan dan keburukan bertarung
tetapi lebih pada kebaikan semu
dan keburukan adalah yang tersirat
untuk sebuah ambisi yang ereksi

Hitam menjadi tempat bersembunyi
hitam bersembunyi di dalam hati
bersiap menjebak dan menerkam
sebab ambisi mengusir harga diri

Hitam menyembunyikan segalanya

Gembongan, 20 September 2024


#syahwat_politik


PENCITRAAN
Mohammad Saroni

Tidak kenal, maka tidak sayang
tidak sayang, sehingga tidak kenal

Jangan berpikir seseorang itu sayang
ketika tidak berusaha mengenal kita

Bagaimana kita dapat sayang
ketika kita sama sekali tidak mengenalnya

Lantas, bagaimana kita dapat mengenalnya
jika kita tidak pernah ada rasa sayang

Maka, pencitraan adalah jalannya
mencoba memperkenalkan diri
mencoba membangkitkan rasa sayang
walau sama sekali tidak mengenal


Gembongan, 19 September 2024




#syahwat_politik

DI PANGGUNG
Mohammad Saroni

Di panggung seekor singa sedang mengaum
suaranya bergema menggetarkan angin
membawa berjuta pasukan menyerbu kota
ciut nyali semua orang yang mendengarkan

Suaranya berdentam-dentam menggebuk bumi
jantung-jantung berdetak semakin cepat
darah mengalir deras di dalam pembuluhnya 
seperti air dam yang pintunya dibuka lebar

Panggung adalah luasan ekspresi diri
di sanalah kau bongkar semua rencana
seperti janji gula- gula untuk para anak
manis-manis manis sekali

Di panggung itulah kegaranganmu tampil
beringas seperti harimau yang kelaparan
garang seperti banteng yang terluka
dan orang-orang memandangmu takjub

Panggung itulah simbol kekuatanmu
dan saat di panggung, kaulah raja

Gembongan, 18 September 2024



#syahwat_politik

CUCUK
Mohammad Saroni

Para pemburu syahwat politik
adalah ayam jago yang siap diadu
setiap saat harus siap untuk bertarung
walau harus berdarah-darah

Tetapi, ada yang lebih dari itu semua
taji dan cucuk yang tajam menghujam
begitu juga cakar dan hentakannya
adalah pengharapan untuk menang

Cucukmu mematuk tiada henti
mencoba mengorek semua 
mengais-kais suara di tumpukan jerami
lantas mengajak untuk bersama

Saat syahwat politik meregang
ayam jago berkokok sepanjang waktu
cucuknya terus bergerak ke kiri kanan
mencari mangsa untuk dibawa.ke sarang

Randuwatang, 18 September 2024


#syahwat_politik

KEMARUK
Mohammad Saroni

Ada yang bertanya tentang kemaruk
mengapa orang mempunyai sifat itu
bahkan memeliharanya sebagai jati diri
sehingga dia ada di mana-mana

Ketika seseorang mempunyai jabatan
lantas masih mencari jabatan lain
hanya untuk memperkaya diri sendiri
maka itu artinya dia telah di cengkeram kemaruk

Manusi memang sangat serakah
karenanya disebut makhluk omnivora
makhluk yang makan apa saja
dan dalam.kondisi apapun

Dia makan tidak hanya saat lapar
bahkan ketika perut sudah penuh sesak
saat lapar dia makan seakan tanpa henti
peduli orang lain mati kelaparan

Manusia kemaruk manusia buta
manusia kemaruk manusia tuli
tak mampu melihat penderitaan orang lain
tak mampu mendengar jeritan orang lain

Tak mudah menghilangkan sifat.ini
sebab sudah mengalir di seluruh tubuh
menyatu dalam darah yang beredar
semakin sempurnalah sifat itu

Gembongan, 16 September 2024




#syahwat_politik

NITIP
Mohammad Saroni

Syahwat politik tidak hanya menyergap politikus
para pemangku jabatan pun sibuk bermanuver
bukan cuma jabatan pemerintah semata
jabatan dalam ormas pun ikut cawe-cawe

Ketika syahwat itu mulai berdenyut
orang-orang penting susah memasang orang
memesan pada para pimpinan untuk beberapa nama
sekedar ikut berperan dalam kegiatan

Panitia penyelenggara syahwat politik
adalah lapangan pekerjaan yang menggiurkan
maka pemangku jabatan sibuk menata formasi
menempatkan orang-orang terdekatnya

Bukan rahasia di negeri ini
sebab negeri ini negeri pengatur
bahkan orang-orang memaksakan kehendak
agar dapat memperoleh tempat dan posisi

Orang-orang nitip orang-orang
memaksa orang lain menerima orangnya
bisi tidak bisa haruslah bisa
jika tidak maka ada konsekuensinya

Lantas, mengapa harus dicari dan disusun
untuk apa harus dibuka pengumuman perekrutan
jika ternyata orang-orang hanyalah boneka
harus mau diatur begini dan begitu

Susun saja semua dari atas
tidak perlu lagi ada formalitas
pendaftaran, tes, dan pengumuman
sebab sesungguhnya susunan itu sudah ada

Gembongan, 15 September 2024


#syahwat_politik

HARGA
Mohammad Saroni

Telah kau buang segebok uang
telah kau datangi sejuta sarang
demi ambisi yang terus bergoyang
menjadi pejabat yang suka bersenang

Gambar-gambar kau pasang
di pinggir jalan dan di mulut gang
pamer wajah dan senyim sayang
walau semua itu hanya bayang-bayang

Menuruti syahwat politik memang mahal
bahkan jika perlu harga diri pun harus dijual
sebab ini adalah pintu untuk menjadi terkenal
walaupun harus banyak berbual-bual

Di negeri ini banyak butuh uang
tanpa uang tidak akan ada peluang
bahkan tanpa uang sampah tidak dapat dibuang
apalagi pingin jadi pejabat petualang

Semua memang ada harganya
dibeli lantas dijual lagi
begitu juga saat membeli kursi
setelah diduduki maka jadi barang niaga

Gembongan, 15 September 2024

#syahwat_politik

PILIH MANA?
Mohammad Saroni

Musim tanam sudah datang
potongan-potongan bambu sudah disiapkan
bendera-bendera pun siap dikibarkan

Syahwat politik mulai bergelora
calon-calon sibuk menebar pesona
mengumbar janji pada akar rumput

Syahwat politik memberikan pilihan
apakah legislatif, eksekutif ataukah yudikatif
semua pintu terbuka untuk dimasuki

Jika memilih legislatif
maka harus memproduksi undang-undang
jika memilih eksekutif
maka harus siap menjalankan undang-undang
jika memilih yudikatif
makaharus siap menegakkan hukum

Pilih yang mana?
maka jatuh pada legislatif
sebab di sinilah kita dapat berimprovisasi
sebab di sinilah kita dapat bermanipulasi
sebab di sinilah kita dapat berkontribusi
pada keinginan
entah keinginan siapa
yang jelas menguntungkan kita

Gembongan, 14 September 2024




#syahwat_politik


PSYWAR
Mohammad Saroni

Jika raga tidak dapat dilukai
maka melukai jiwa tidak ada masalah
sebab luka jiwa lebih parah
luka raga akan sembuh tidak lama

Maka, orang-orang tak lagi berperang fisik
percuma jika hanya melukai atau membunuh
melukai hanya menyakiti sesaat
sedang membunuh bahkan tidak sisakan sakit

Psywar telah menjadi pilihan
orang-orang saling menyerang
psikis dihantam setiap waktu
berita hoaks dan fitnah meraja

Orang-orang tak lagi tenang
mereka berbisik saling bercuriga
yang awalnya kawan menjadi lawan
yang awalnya lawan menjadi kawan

Orang-orang tak lagi melukai
orang-orang tak lagi membunuh
sebab tidak meninggalkan sejarah
hanya luka yang segera dapat sembuh
hanya kehilangan yang segera lupa

Bagaimana dengan psywar?

Gembongan, 14 September 2024




#syahwat_politik

DINASTI
Mohammad Saroni

Hidup ini sejatinya adalah dinasti
orang-orangnya terhubung benang merah
tumbuh-tumbuhannya adalah keturunan
tidak ada yang dapat berdiri sendiri

Kita berasal dari nenek moyang
entah nenek moyang.yang mana
apakah nenek moyang kita sama
ataukah nenek moyang yang berbeda

Sementara dalam kepercayaan kita
nenek moyang kita adalah satu
sepasang manusia yang dikeluarkan dari surga
karena larangan yang telah dilanggar

Artinya, kita adalah satu garis keturunan
tetapi mengapa kita jadi berbeda
berseteru menjadi sebuah kenikmatan
menghias hidup dengan berjuta luka

Sejatinya kita adalah dinasti kehidupan
kita dilahirkan oleh sebuah dinasti manusia
kita dibesarkan oleh sebuah kekerabatan 
oleh sebuah kesempatan yang terbuka

Mengapa kita saling menerjang
kata-kata berseliweran tanpa kendali
menusuk telinga hingga meradang
melahirkan orang-orang yang sakit hati

Gembongan, 12 September 2024

#syahwat_politik

NARSISME
Mohammad Saroni

Narsis adalah kendaraan ambisi
bergerak dan bertindak semaunya
banyak memamerkan diri sendiri
dengan polesan di sana sini

Orang-orang narsis lupa diri
sedikit kelebihan dijadikan pemikat
wajah dipoles bibir digincu pipi disekrap
hingga terlihat sangatlah glowing

Dengan penuh percaya diri
dipampangkan photo wajahnya yang tersenyum
hasil editan para conten kreator
yang buruk pun jadi menggoda

Orang-orang tampil narsis
di puncak tonggak bambu
berkibar diterpa angin nakal
seperti serigala berbulu domba

Setiap lima tahun sekali
dipermaknya wajah hingga glowing
dan dipamerkan di baliho dan brosur-brosur
inilah calon wakil rakyat yang harus kalian pilih

Duh, hanya untuk dapatkan kursi
tampil narsis pun tidak apalah
sebab tampil menarik itu modal
asal terpilih alhamdulillah

Randuwatang, 12 September 2024



#syahwat_politik

BENDERA
Mohammad Saroni

Langit negeri sedang terluka
bumi dapat merasakan sakitnya
berjuta ujung bambu menikam langit
berjuta pangkal bambu menghujam perut bumi

Para penikamnya tersenyum-senyum
para penghujamnya pun tertawa terbahak
dan orang-orang tiap hari memandanginya
ada yang ikut tersenyum, ada yang lalu begitu saja

Ini bendera adalah jati diri
bukan merah putih sang perkasa
tetapi simbol ambisi yang dikarbiti
hingga masak sebelum waktunya

Banyak orang mengagungkan benderanya
merah putih dijadikannya background saja
benderanya dibawa kemana-mana
dijadikan simbol kekuatannya

Bendera itu telah jadi pujaan
bahkan dapat perang jika digangg
sedangkan merah putih sekedar kain
merah putih yang disatujahitkan
tak ada artinya


Gembongan, 11 September 2024

#syahwat_politik

BILBOARD
Mohammad Saroni

Bilboard didirikan di pinggir jalan
gambar seorang calon tersenyum
tetapi senyumnya tak mampu kalahkan matahari
dan, senyum itu nampak mengusam

Bilboard telah menjadi papan iklan
tawarkan dagangan di dalam karung
hanya kata-kata yang penuh rayuan
dan, senyuman tak rampung-rampung

Gambar itu melirik kita tajam
saat kita berada di kiri kanannya
gambar itu menatap penuh welas asih
seakan memaksa kita untuk memilihnya

Bilboard ada di mana-mana
terpampang sebagai hiasan jalan
didampingi bendera berwarna-warni
seperti menegaskan keberadaannya

Syahwat politik syahwat birahi
bersetubuh di pinggir-pinggir jalan
saat matahari bersinar terag
saat angin bertiup kencang
kibarkan bendera
goyangkan tiang bilboard

Gembongan,v10 September 2024


#syahwat_politik

ANGIN SURGA
Mohammad Saroni

Angin surga berhembus pelan
mengelus lembut sekujur tubuh
terasa kenyamanan tidak bertepi

Angin surga penuh bisikan hasut
bercerita tentang kebaikan-kebaikan
di masa depan yang penuh gemerlap
bercerita tentang keburukan-keburukan
di masa lalu yang penuh janji

Di saat kita ada inginnya
nafas.kita adalah angin surga
bergerak lincah menelusuri telinga-telinga

Kita memang butuh kenyamanan
kita butuh pemenuhan hasrat diri
tetapi, apakah harus meniupkan angin surga

Angin surga seperti candu memabukkan
mencabut semua kesadaran diri
menggantinya dengan ambisi tanpa tepi
demi asa yang menari-nari di dalam otak
tak perduli angin akan segera pergi
sebab angin tak pernah dapat dipegang
datang tidak diundang, pulang tidak perlu diantar

Randuwatang, 10 September 2024



#syahwat_politik

TIPU-TIPU
Mohammad Saroni

Tipu-tipu awalnya tipis-tipis
menipu kiri menipu kanan
akhirnya belakang dan depan
hanya berbekal kata dan ucapan

Tak perduli itu teman dekat
tak perduli itu perangkat
bahkan Tuhan pun kau tipu
dengan bujuk dan rayu

Tipu-tipu tumbuh berkembang
di koran-koran dan media sosial
berita-berita hoaks berseliweran
mencoba menyesatkan hati

Hidup ini memang penuh tipuan
siapa lengah pasti terjebak
lantas terkurung dalam lingkaran
tetapi, apakah kita siap selalu jadi korban?

Tipu-tipu para penipu
berlagak seperti para dermawan
menyebar bantuan saat syahwat bergolak
jika tercapai persetan dengan semua janji

Gembongan, 10 September 2024


#syahwat_politik

AMPLOP
Mohammad Saroni

Amplop putih beredar bebas
di antara kaki-kaki yang melangkah
berpindah dari satu tangan ketangan lain
dengan satu perjanjian tak pasti

Amplop bergerak tanpa kaki
berpindah cepat tanpa hambatan
semua orang tahu desir anginnya
tetapi mereka diam tidak berkutik

Amplop telah menjadi pengharapan
semua orang ingin disinggahi
satu dua atau lebih tak apalah
yang penting pilihan tetap satu
sebab jika lebih surat suara tidak sah

Syahwat politik banyak membutuhkan amplop
sebab demokrasi sekarang mata duitan
tak bakal menilih kalau tak ada duit
dan, duit disembunyikan dalam amplop

Simbiosis mutualisme menjadi dasarnya
siapa butuh siapa membutuhkan
seperti mereka yang sedang jual beli
untuk kepemilikian hingga lima tahun ke depan

Gembongan, 8 September 2024








#syahwat_politik

UANG
Mohammad Saroni

Adalah raja diraja kehidupan
dipuja oleh semua orang
disimpan bahkan disembunyikan
dijadikan anak kunci ke semua ruang

Uang berpindah secara ghaib
lewat bawah tangan dan pinjam tangan
atau lewat rekening-rekening sluman
untuk apa dan siapa adalah cerita

Hanya pesan yang terungkap
si A jadikanlah pemenang
pilihlah si A ketika menancapkan paku
maka semua akan baik-baik

Tetapi uang tetap punya mata
dia dapat siapa dan siapa
dia akan pilih siapa saja
yang lebih banyak matanya


Gembongan, 6 September 2024


#syahwat_politik

JANJI DAN UANG
Mohammad Saroni
P
Berjanji lalu berdusta
memberi harapan tetapi menipu
selalu berulang setiap lima tahun
dan uang menjadi gantinya

Uang uang melayang layang
dari puncak gunung hingga ke pantai
dari jumlah yang besar menjadi sangat kecil
karena aus bergesek dengan meja-meja

Syahwat politik terus menggelitik
orang-orang bermain dengan kata
menipu ke sana sini tanpa hati
demi dapat mencapai ambisi

Janji dan uang menjadi penipu
dari atas berwarna merah
sampai ke bawah berwarna hijau
ataukah masyarakat sudah buta warna


Gembongan, 6 September 2024



#syahwat_politik

OBRAL
Mohammad Saroni

Ayoo ..obral ini diobral
siap punya uang pasti jadi bakal
ayoo...obral ini diobral
semakin banyak uang semakin dikenal

Di musim syahwat politik banyak yang diobral
semua orang dapat memiliki apa yang diinginkan
tidak peduli apakah itu haram ataukah halal
sebab sekarang ini susah membedakan

Dan, kedudukan seperti di pasar loak
atau mungkin di ruang pelelangan
orang-orang berduit sama-sama berteriak
berebut kursi untuk kedudukan

Obatl ..obral ayo semua diobral
setor saja sejumlah dana pada bendahara
dan lihatlah elektabilitasmu akan membumbung
betapa mudahnya untuk dapat menjadi

Obral-obral 
biasanya untuk barang sortiran
atau barang lamantak laku-laku
terserak tidak ada yang mau

Gembongan, 6 September 2024



#syahwat_politik
JANJI
Mohammad Saroni

Adakah mereka masih mengingat
ketika guru agama di sekolah memberi amanat
bahwa jika kita telah berjanji
sejatinya kita sudah menggadaikan diri

Di musim-musim syahwat politik seperti ini
janji telah dijadikan alat memenangkan diri
apapun dijanjikan untuk memikat hati
agar diri tidak terjebak dalam masturbasi

Janji memang mudah untuk diberikan
mengalir begitu saja tanpa kendali
tetapi semua itu hanyalah fiksi
jangan pernah berharap akan terbukti

Janji-janji itu hanya demi sebuah kursi
dimana mereka dapat duduk santai
bahkan asyik tidur saat sedang diskusi
membahas tentang nasib ibu pertiwi

Janji-janji telah menjadi-jadi
bahkan langit dijadikannya saksi
agar masyarakat lebih pasti memilih
utusan langit adalah hakiki diri

Janji, mereka berjanji
janji mereka tidak terbukti
rakyat hanya dapat gigit jari
mereka bersenda ketawa ketiwi

Gembongan, 6 September 2024

#syahwat_politik

ORASI
Mohammad Saroni

Untuk memenuhi syahwat politik
sejuta kata harus dilontarkan tiap menit
bahkan hingga kering ludah di mulut
dari panggung ke panggung mengumbar janji

Mereka berteriak mengelu-elukanmu
menyebut namamu seperti kepada junjungan tinggi
bahkan sebagian ada yang meneteskan air mata
dan suara serak karena tenggorok yang terbakar

Ini musim ubtuk melepaskan syahwat politik
berjuang untuk dapat memperoleh suara walau sedikit
tetapi suaramu menerobos dinding-dinding
menggelitik hati untuk terbuai oleh mimpi

Orasi adalah memuntahkan ambisi
menipu orang-orang dengan harapan palsu
mengajak bermimpi di siang hari
ketika perut keroncongan karena ingin diisi

Kata-kata manis mengusik hati
program-program asal bunyi
bahkan jauh dari logika diri
jika terpilih jauh janji dari bukti

Gembongan,, 6 September 2024


#syahwat_politik

KAMPANYE
Mohammad Saroni

Saudara-saudara
sudah waktunya kita melakukan perubahan
kondisi selama ini tidak seperti harapan
sebagaimana janji yang mereka ucapkan

Mereka membangun citra tiada henti
kesana kemari menjual action plan
menjanjikan kebaikan-kebaikan
kebaikan yang berselimut dusta

Mereka sibuk kampanye
mereka sibuk menjual busa
program-program semu
membombong rakyat bangsa sendiri

Dari panggung ke panggung
naik dan turun sudah tidak terhitung
obral senyum kata kata manis
di balik ambisi yang begitu miris

Gembongan, 4 September 2024






#syahwat_politik

DISKUSI
Mohammad Saroni

Memperbincangkan nasib di meja judi
menganggap orang lain tidak berarti
dia mengatur  posisi setiap hari
dilukir sana dilukir sini

Di meja persegi semua diobrolkan
tentang orang-orang yang kelaparan
tentang orang-orang dengan luka menganga
sambil menyantap daging dan berbagai roti

Nasib orang diperdebatkan 
dibicarakan ngalor ngidul
dipilah pilih mana yang menguntungkan
untuk tambahan isi peti yang sudah penuh sesak

Di depan kamera kau nampak berdebat
saling membantai masing-masing pendapat
hanya pencitraan di hadapan masyarakat
setelah usai berjabat tangan, berangkulan

Diskusi menjafi sebuah tameng
pelindung dari murkanya rakyat
dari kepicikan-kepicikan para pemimpin
sebab sesungguhnya diskusi hanyalah ilusi

Sampai kapan nasib bangsa didiskusikan
lantas menunggu waktu untuk disahkan
sedangkan peserta diskusi hanyalah wayang
dilakonkan untuk kesenangan pemimpin

Gembongan, 4 September 2024



#syahwat_politik

AMBISI
Mohammad Saroni

Ambisi adalah energi kuda binal
melonjak lonjak sambil meringkik
jurai bulu-bulunya menari-nari
memamerkan kebinalannya

Kuda-kuda berkeliaran bebas
mendengus di antara selangkangan politik
mencoba menghisap kenikmatan semu
walau harus menggadaikan harga diri

Ambisi telah membawa ilusi
menghapus semua nilai-nilai
membawa ke dalam ruang-ruang onani
hanya untuk mendapat kenikmatan sendiri

Politik tidak beda dengan kuda binal
menari-nari di antara kegelisahan
bahkan menjadikannya sebagai tunggangan
demi ambisi pribadi dan golongan kiri

Gembongan, 4 September 2024

Selasa, 16 Juli 2024

SECRET JOURNEY

#Secret_Journey

HIDUP ADALAH PERJALANAN
Mohammad Saroni

Hidup adalah perjalanan panjang
tak jelas dimana titik akhirnya
walau jelas pasti akan berakhir

Hidup adalah perjalanan fana
dimana titik awal dan akhir jelas ada
keduanya menjadi misteri yang 

Selasa, 09 Juli 2024

BELAJAR MENGENAL DIRI SENDIRI

DI ANTARA
Mohammad Saroni







KESADARAN
Mohammad Saroni

Kesadaran selalu hadir setelah peristiwa
dan, kita tidak menyadari semua itu
menganggap bahwa semua memang sudah waktunya
seperti seusai hujan biasanya muncul pelangi
walau kenyataannya tidak selalu begitu

Selama ini banyak orang kehilangan kesadaran
sebab adanya perbedaan hati dan bibir
banyak orang yang berkata dusta
kemudian pada akhirnya ingkar
lupa atas segala yang sudah diucapkan

Dan, ketika kesadaran hilang dari diri
sesungguhnya kita hanyalah seonggok daging
yang jika dibiarkan akan membusuk
jika sudah membusuk, maka tak lagi berharga
sebab ketika kesadaran hilang, hilang pula makna diri
bahkan harkat sudah tidak lagi melekat

Kesadaran tumbuh dan berkembang
pada orang-orang yang tahu diri
yaitu orang-orang yang mampu berhenti
ketika langkah  sebelum benar-benar berakhir
agar dapat merencanakan langkah berikutnya

Kesadaran jangan sampai hilang
agar kita tetap ada di sini
di jalur hidup yang pasti
tanpa kehampaan

Rumkit Wahidin Sudiro Husodo
9 Juli 2024

BERHENTI
Mohammad Saroni

Berhenti
ya aku harus berhenti
sebelum kereta melaju kencang
dan, aku tidak kebagian kursi

Dapat kubayangkan
selama perjalanan tanpa tempat duduk
sementara orang-orang terkantuk-kantuk
menikmati perjalanan dengan bahagia

Berhenti
apa lagi yang dapat kulakukan
sebab egoku tak mungkin ku korbankan terus
hingga sekujur tubuh luka bertubi-tubi

Terlalu lama aku mengabaikan egoku
berharap dapatkan buah surga
walau semua ternyata semu
hanya pelangi seusai hujan

Berhenti
walau bendera finish belum dikibarkan
sorak sorai penonton memecah langit
entah menyemangati atau menyoraki
mungkin juga menertawai

Berhentilah
jangan tunggu jiwamu  penat
sebab jiwa penat  sebabkan luka batin
lukanya tidak akan bertepi
berhentilah....

Rumkit Wahidin Sudiro Husodo
8 Juli 2024

DI ANTARA
Mohammad Saroni

Aku hidup di antara
ada dan tidak ada
kadang ada membuatku bahagia
kadang tiada membuatku menderita

Aku terlanjur ada dalam kehidupan
maka aku harus menjaga eksistensiku
agar roda kehidupan tidak melindasku
atau ombak menelanku ke tengah lautan

Aku ada di antara
ada dan tidak ada
yang membuatku selalu dapat menemuimu
yang membuatku kadang tak dapat kau temui

Tetapi, aku tetap berusaha ada
sebab sesungguhnya yang hidup tetap ada
kecuali perjanjian sudah sampai pada batasnya
hingga kita harus pergi meniadakan diri

Di antara ada dan tidak ada
kau akan melihatku sebagai bayang-bayang
pada sebuah tembok hitam ditimpah lampu jalan
adakah aku saat itu ataukah tidak ada

Keberadaan kita karena ketiadaan mereka
yaitu orang-orang yang telah menjadi jalan
kita ada di dalam kehidupan ini

Gembongan, 2 Juni 2024

SIAPAKAH AKU
Mohammad Saroni

Aku adalah satu dari berjuta orang
yang menyusuri hidup dengan tertatih
sebab dunia terasa begitu sangat asing
penuh misteri dan ketidakpastian

Aku ini sebutir pasir di pantai kehidupan
ketika air laut pasang aku akan tenggelam
datang dibawa ombak ke cerung-cerung
terbentur karang-karang tajam yang kejam

Dan, ketika ombak lain datang menghempas
air laut membawaku lagi ke tepian pantai
mendamparkanku di antara sampah plastik
bahkan dikurung kerikil-kerikil yang nakal

Tetapi, aku tetaplah aku
yang menggoreskan pena di atas kertas
yang mencoba mencatat semua kisah
menjadikannya sebagai bagian sejarah hidup

Aku adalah sang pencatat
yang mencoba menjaga keberadaan hidup
agar masa depan tetap terhubung erat
dan tidak akan kehilangan kaitan

Gembongan, 2 Juni 2024